Kamis, 07 September 2017


NAMA     : SITI APRYANTI K
NIM        : 1700018141
PRODI     : TEKNIK INFORMATIKA

Assalamualaikum. wr.wb

Disini saya akan memberikan beberapa informasi mengenai dasar-dasar pemograman yang akan di jelaskan di bawah ini :

Cara Kerja komponen-komponen komputer :

1.Motherboard

Cara kerja motherboard : Motherboard mendapat supply tenaga dari sebuah power supply, dimana voltase akan dialirkan melalui sebuah power connector. Seluruh periferal yg terinstal dengan MB akan mendapat pasokan power ini. Setelah MB mendapatkan supply power, jalur sirkuit elektrik yang terdapat pada motherboard yang menghubungkan setiap komponen tersebut akan bekerja. Sirkuit berfungsi  menyediakan tempat untuk mentransfer sinyal & voltase (power). PCB sendiri terdiri dari beberapa lapisan (biasanya disebut layer), dan setiap layer berisi jalur sirkuit tersendiri, hingga setiap jalur yg rumit tidak perlu berhubungan jalur lain yg tidak terkait. Semakin banyak layer pada motherboard (biasanya 4 – 8 layer) maka akan semakin berkualitas, karena mengurangi adanya ganggungan interferensi.
sumber : (https://vanzilz18.wordpress.com/2011/03/08/komponen-komponen-pc-beserta-fungsi-dan-cara-kerjanya/).

2.Processor

Cara Kerja Processor : Secara sederhana cara kerja prossesor intinya adalah menerima umpan atau perintah masuk baik dari mouse, keybord ataupun alat penginput data terhubung yang lain kemudian menerjemahkan atau memproses data perintah tersebut untuk kemudian mengeluarkan/meneruskan outputnya ke hardware atau software terkait.
sumber : (https://vanzilz18.wordpress.com/2011/03/08/komponen-komponen-pc-beserta-fungsi-dan-cara-kerjanya/).

3.RAM

Cara Kerja RAM : Sama dengan penjelasan cara kerja processor diatas pada saat kita menyalakan komputer, device yang pertama kali bekerja adalah Processor. Processor berfungsi sebagai pengolah data dan meminta data dari storage, yaitu Hard Disk (HDD). Artinya data tersebut dikirim dari Hard Disk setelah ada permintaan dari Processor.
sumber : (https://vanzilz18.wordpress.com/2011/03/08/komponen-komponen-pc-beserta-fungsi-dan-cara-kerjanya/).

4.Monitor

Cara Kerja Monitor:
Saat data diambil oleh Control unit, Control unit menampungnya di Output storage setelah itu data akan di tampilkan di Monitor.
sumber : (http://rinaldyvirgiawan99.blogspot.co.id/2012/07/komponen-komponen-pc-berikut-fungsi-dan.html).

5.powersupply

Cara Kerja :
Power Supplay menyerap daya listrik, lalu mengatur arusnya dengan perangkat-perangkat yang ada didalamnya
sumber :(http://rinaldyvirgiawan99.blogspot.co.id/2012/07/komponen-komponen-pc-berikut-fungsi-dan.html).

6.Keyboard

Cara kerja Keyboard:
Setelah kita memberikan umpan dengan menekan tombol pada keyboard maka prossesor akan menerima umpan atau perintah tersebut, kemudian menerjemahkan atau memproses data perintah tersebut untuk kemudian mengeluarkan/meneruskan outputnya ke hardware atau software terkait. 


sumber: (http://rinaldyvirgiawan99.blogspot.co.id/2012/07/komponen-komponen-pc-berikut-fungsi-dan.html).

7.Mouse

Cara kerja Mouse: 
Cara kerja mouse hampir sama dengan cara kerja keyboard yang memberikan umpan pada processor lalu menerjemahkan atau memproses perintah tersebut untuk mengeluarkan/meneruskan outputnya ke hardware atau software terkait.
sumber: (http://rinaldyvirgiawan99.blogspot.co.id/2012/07/komponen-komponen-pc-berikut-fungsi-dan.html).

8.LAN Card

Cara kerja LAN Card : 
-Ethernet bertugas mengirimkan paket data ke dalam alamat yang dituju



-Sebelum mengirim data, ethernet melihat kondisi terlebih dahulu. Apakah ada komputer lain yang sedang mengirim data menuju komputer anda? Atau melakukan pengecekan, apakah jaringan sedang sibuk atau tidak.



-Apabila jaringan sedang sibuk, maka pengiriman data akan ditangguhkan/ditunda sebentar.



-Setelah jaringan dalam keadaan sepi atau tidak ada satu pun workstation yang melakukan pengiriman data, maka secara bergantian ethernet tersebut mengirimkan datanya pada alamat yang dituju.



-Apabila ada dua workstation yang sedang mengirimkan paket data secara bersamaan, kemungkinan akan terjadi tebrakan data.



-Begitu seterusnya, sampai paket data yang akan dikirimkan habis.



-Dalam semua proses pengiriman, proses saling tunggu dilakukan sangat rapi dan dalam ukuran waktu yang sangat pendek, sehingga anda tidak dapat merasakan pergantian keluar masuknya data.
sumber:(http://sosiologi-pendidikan.blogspot.co.id/2014/02/cara-kerja-ethernet-atau-lan-card.html)

9.CPU

Cara Kerja CPU : Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama dan mengeksekusinya satu persatu sesuai dengan alur perintah.
sumber:(https://vanzilz18.wordpress.com/2011/03/08/komponen-komponen-pc-beserta-fungsi-dan-cara-kerjanya/).

10. Hardisk

Cara Kerja Hardisk :
1.      Dilakukan pengaksesan terhadap harddisk untuk melihat dan menentukan di lokasi sebelah mana informasi yang dibutuhkan ada di dalam ruang harddisk.
2.    Pada proses ini, aplikasi yang kita jalankan, Sistem operasi, sistem BIOS, dan juga driver-driver khusus (tergantung pada aplikasi yang kita jalankan) bekerja bersama-sama, untuk menentukan bagian mana dari harddisk yang harus dibaca.
3.    Harddisk akan bekerja dan memberikan informasi di mana data/informasi yang dibutuhkan tersedia, sampai kemudian menyatakan, “Informasi yang ada di track sekian sektor sekianlah yang kita butuhkan.” Nah pola penyajian informasi yang diberikan oleh harddisk sendiri biasanya mengikuti pola geometris.
4.    Yang dimaksud dengan pola geometris di sini adalah sebuah pola penyajian informasi yang menggunakan istilah silinder, track, dan sector. Ketika informasi ditemukan, akan ada permintaan supaya mengirimkan informasi tersebut melalui interface harddisk untuk memberikan alamat yang tepat (sektor berapa, track berapa, silinder mana) dan setelah itu informasi/data pada sector tersebut siap dibaca.
5.    Pengendali program yang ada pada harddisk akan mengecek untuk memastikan apakah informasi yang diminta sudah tersedia pada internal buffer yang dimiliki oleh harddisk (biasanya disebut cache atau buffer).
6.     Bila sudah oke, pengendali ini akan menyuplai informasi tersebut secara langsung, tanpa harus melihat lagi ke permukaan pelat itu karena seluruh informasi yang dibutuhkan sudah dihidangkan di dalam buffer.
7.     Dalam banyak kejadian, harddisk pada umumnya tetap berputar ketika proses di atas berlangsung. Namun ada kalanya juga tidak, lantaran manajemen power pada harddisk memerintahkan kepada disk untuk tidak berputar dalam rangka penghematan energi. Papan pengendali yang ada di dalam harddisk menerjemahkan instruksi tentang alamat data yang diminta dan selama proses itu berlangsung, ia akan senantiasa siaga untuk memastikan pada silinder dan track mana informasi yang dibutuhkan itu tersimpan.
8.     Nah, papan pengendali ini pulalah yang kemudian meminta actuator untuk menggerakkan head menuju ke lokasi yang dimaksud. Ketika head sudah berada pada lokasi yang tepat, pengendali akan mengaktifkan head tersebut untuk melakukan proses pembacaan. Mulailah head membaca track demi track untuk mencari sektor yang diminta. Proses inilah yang memakan waktu, sampai kemudian head menemukan sektor yang tepat dan kemudian siap membacakan data/informasi yang terkandung di dalamnya.
9.     Papan pengendali akan mengkoordinasikan aliran informasi dari harddisk menuju ke ruang simpan sementara (buffer, cache). Informasi ini kemudian dikirimkan melalui interface harddisk menuju sistem memori utama untuk kemudian dieksekusi sesuai dengan aplikasi atau perintah yang kita jalankan.
       sumber: (http://dianajikusuma.blogspot.co.id/2013/10/cara-kerja-harddisk.html).

11.GPU

Cara kerja GPU :
 Saat GPU menerima raw data,serangkaian proses panjang dimulai dan diakhiri dengan memunculkan gambar di layar perangkat. Graphics Pipeline, yaitu channelling agar data dalam card sampai pada frame buffer, umumnya hampir sama pada semua graphics card yang ada saat ini. Seluruh proses tersebut diulang untuk setiap gambar (frame). Agar dapat menghasilkan gerakan yang cepat.

Setelah data dikirim ke GPU melalui interface, langkah pertama proses pipeline-nya adalah mempersiapkan kalkulasi (pre-calculation) dan mengubah data dengan menggunakan sebuah pre-processor (setup Engine atau Input Assembler). Pre-processor ini mendeteksi jenis data, apakah berkaitan dengan vector,gambar,dank ode program, dan mempersiapkan raw data sehingga dapat diproses oleh modul yang tepat. Disini, ditentukan apakah raw data diproses oleh sebuah Vertex Shader, Geometry Shader, Pixel Shader, atau sebuah texture unit.

Setiap objek 3D terdiri atas berbagai triangle. Vertex Shader (Vertices adalah titik-titik sudut sebuah polygon) disuplai dengan koordinat-koordinat ini. segitiga-segitiga ini kemudian membentuk sebuah dunia 3D berdasarkan koordinat tersebut yang diselaraskan, di-scaling, atau di-distorsi sesuai dengan arah pandangan mata. Area pandangan yang diasumsikan ini disebut sebagai frustum. Setelah scane tersebut terbentuk,dilakukan pemeriksaan apakah sebuah objek harus terlihat atau tidak, berada di area frustum, dan apakah seluruh atau sebagian ditutupi oleh objek-objek.

Elemen yang tidak terlihat akan disingkirkan dari scane untuk menghindari proses kalkulasi yang tidak diperlukan. Proses ini disebut Frustum Culling. Apabila ditemukan sebuah objek terlalu jauh untuk dapat terlihat atau terlalu dekat menghadap (membelakangi) penonton (secara teoritis), maka proses ekuivalennya disebut sebagai clipping.

Proses Vertex Shader yang terakhir adalah lighting. Disini, 3D scane akan diterangi oleh sumber cahaya ke dalam lingkungan (ruang) tersebut. Tanpa langkah ini, 3D scane terlihat gelap. Vertex Shader hanya dapat memanipulasi objek, namun tidak dapat menghasilkan elemen geometri baru, seperti titik, garis, dan segitiga.

Apabila gambar yang akan dilihat anda (viewer) sudah terbentuk dalam grid model dengan lighting source-nya,berarti prosesnya telah membuat sebuah foto dari scane tersebut dalam gambar 2D (dua dimensi) untuk ditampilkan di monitor. Proses ini dinamakan rastering atau rendering. Setiap titik sebuah objek 3D, yang selama ini hanya disimpan sebagai vector, akan diubah menjadi sebuah pixel. Langkah selanjutnya yang menguras tenaga adalah shading (shadowing) yang dilakukan oleh Pixel Shader. Pixel Shader akan memproses warna dan atribut yang diperlukan, seperti trasnparasi, pemantulan atau struktur dari masing-masing pixel. Hasilnya, objek 3D akan mendapat pewarnaan. 

Prinsipnya, sekarang gambar sudah jadi. Proses yang diperlukan hanyalah penyempurnaan malalui berbagai filter agar scane terlihat lebih realistis. Untuk itu tekstur, yaitu Bitmaps (gambar) yang sudah jadi, akan diproyeksikan menjadi sebuah objek 3D (Texture Mapping). Dengan cara ini, dengan mudah dihasilkan gambar-gambar yang terlihat seperti foto minus fleksibelitas sebuah objek 3D. Jadi obyek yang dibentuk oleh tekstur dapat terlihat bagus dari depan, namun terlihat datar saja dari samping. Anisotrophic filtering, yang juga ditempatkan dalam tekstur units, berfungsi agar teksture yang sudah terdistorsi secara perspektif dapat ditampilkan secara tajam dari kejauhan.
Ssumber: (http://zyeta.blogspot.co.id/2014/04/graphics-processing-unit-gpu.html).

12.Video Card

Cara kerja :  Saat aplikasi yang kita jalankan ingin menampilkan citra maka driver dari kartu grafis akan menyampaikan instruksi dari OS maupun aplikasi kepada kartu grafis dengan mengambil data digital dan mengubahnya menjadi format yang dapat dimengerti oleh kartu grafis. Setelah itu kartu grafis akan melakukan rendering yang hasilnya akan berjalan ke VGA melalui slot pada motherboard. Kemudian memory Graphic Card akan menerima data rendering untuk disimpan sementara yang mana nanti GPU akan mengambil data tersebut dan mengubahnya menjadi pixel. Proses berlanjut ke video RAM untuk mengolah pixel dari analog ke digital dengan converter RAMDAC.Selanjutnya RAMDAC akan mengirim hasil akhir ke layar monitor.
sumber:(http://www.bengkelkomputek.com/2014/03/cara-kerja-graphics-card.html).

13.Heatsink

Cara kerja :
Heatsink ini  bekerja pada saat proses penghasilan panas pada komputer bekerja, jika perangkat itu tidak menghasiklan panas maka heatsink pun tidak akan berputar , Heatsink ini akan menerima panas dari processor lalu panas yang dihasilkan prosesor tersebut akan menyebar keseluruh bagian heatsink dengan sama rata. panas yang dihasilkan prosesor tadi haruslah dibuang, naaah yang berfungsi untuk membuang panasnya adalah fan, fan ini akan menyemburkan banyak udara keseluruh bagian heatsink dan membuang seluruh panas yang ada.
sumber:(http://artikeljaringancomputer.weebly.com/kumpulan-artikel-jaringan-komputer/pengertianfungsi-dan-cara-kerja-heatsink).

14.Optical Drive

Cara Kerja :
ODD pada umumnya memiliki bentuk persegi dimana terdapat tempat untuk meletakkan CD maupun DVD, yang digerakkan secara otomatis menggunakan motor. Motor ini akan menggerakkan tempat CD dan DVD keluar dan masuk jika kita menekan tombol open. ODD hanya bisa bekerja jika terhubung dengan daya.
Oleh karena itu jika kita lupa mengeluarkan CD atau DVD ketika PC ataupun laptop sudah kita matikan, maka kita tidak bisa mengambil media tersebut dengan menekan tombol open. Namun sebagai gantinya, umumnya pada badan perangkat ODD ini ada sebuah lubang kecil yang kira-kira sebesar diameter klip kertas. ODD dalam keadaan mati dapat kita keluarkan dengan cara menusuk lubang tersebut, katakanlah dengan menggunakan klip kertas tadi.
ODD bekerja membaca dan menulis data dari dan ke CD maupun DVD melalui sinar laser pada spektrum cahaya mendekati spektrum cahaya tampak. Sinar laser pada ODD mempunyai intensitas yang lebih kuat ketika digunakan untuk menulis data, dibandingkan saat menjalankan fungsi untuk membaca data. Laser ini akan mencetak dan membaca data dari kepingan CD ataupun DVD yang berputar.
Umumnya perangkat ODD mempunyai kecepatan memutar kepingan CD dan DVD sebesar 1.600 sampai dengan 4.000 rpm. Kecepatan ini masih kalah jauh dibandingkan perputaran optik pada HDD. Kapasitas kecepatan perputaran sebuah ODD menunjukkan kecepatan perangkat tersebut dalam membaca dan menulis data.
Umumnya dalam software burning tersedia opsi ketika kita akan melakuan burning data, yaitu fast, safe, slow. Terkadang ketika kita melakukan proses burning, hasilnya tidak dapat diputar di ODD lain. Hal ini umumnya disebabkan kecepatan ODD yang berbeda. Oleh karena itu umumnya default software burning di-set pada menu safe agar hasil burning terjamin keterpakaiannya. Lalu bagaimana sebenarnya detail kinerja perangkat ODD ini? Mari kita simak kelanjutannya.
Bagian-bagian pada optical drive
Pada gambar terlihat bagian-bagian dalam sebuah ODD. CD atau DVD diletakkan pada tempatnya dan digerakkan oleh motor (3) melalui rel geser (2) dan diposisikan tepat di atas hub disk (4). CD atau DVD kemudian diputar. Saat diputar, laser ditembakkan dari sumber laser optic (1) dengan diperkuat dan difokuskan oleh lensa (5) dan tertuju pada permukaan CD atau DVD. Ketika cahaya laser menyentuh permukaan CD atau DVD, data dicatat dalam bentuk data biner dan kemudian ditransfer menjadi data byte untuk bisa diproses lebih lanjut.
sumber:(http://www.nesabamedia.com/pengertian-optical-drive-dan-fungsi-optical-drive/).

15.Stabilizer




Cara kerja voltage stabilizer
Misalnya anda mempunyai voltage stabilizer dengan spesifkasi sbb :
·                     Phase        : 1Phase
·                     Output      : 220VAC
·                     Input         : 160 ~240
·                     kVA           : 5 kVA
·                     Effeciency : 80%
Pertama saya jelaskan dahulu  mengenai spesifikasi voltage stabilizer anda Phase maksudnya adalah jenis listrik dilihat dari phasenya (gelombang) ada dua jenis listrik bila ditinjau dari phasenya 1phase atau orang sering menyebut 2 kabel (phase dan netral) yang  biasa digunakan untuk rumah dan tegangan yang dihasilkan adalah 220VAC sedangkan 3phase adalah jenis yang biasa digunakan untuk kantor atau pabrik, keluarannya 380VAC
Output voltage stabilizer anda adalah 220VAC artinya keluaran yang dihasilkan oleh voltage stabilizer anda adalah 220Vac walaupun inputan yang diterima hanya 200VAC atau dibawahnya sesuai dengan spesifikasi inputan voltage stabilizer anda
Input stabilizer yang umum atau standar berkisar di 160V ~ 240 Vac artinya voltage stabilizer anda bisa berfuungsi secara normal yaitu mengeluarkan tegangan stabil di angka 220VAC bila inputan minimumnya adalah 160VAC dan inputan voltage stabilizer anda maksimum adalah 240VAC bila diluar range itu maka  tidak bisa berfungsi dengan baik
stabilizer anda mempunyai kapasitas 5kVA atau 5000VA dan effeciency 80% maksudnya adalah  stabiliser anda hanya mampu menahan beban maksimum 5kVA dikalikan dengan tingkat effeciency voltage stabilizer anda misal begini kalau effeciency  stabilizer anda adalah 80% maka daya maksimal voltage stabilizer anda adalah 5000VA x 80% sehingga hasilnya adalah 4kVA sehinggga kalau listrik anda 4500watt maka  stabilizer ini tidak akan kuat menanggung beban rumah anda.
sumber:(http://komputerizam.blogspot.co.id/2012/07/cara-kerja-stabilizer.html).







0 komentar: