Pemograman web
Algoritma Pemrograman
- Algoritma Menghitung Konversi dari jam
- Algoritma mencari isi bola
- Algoritma menghitung detik menjadi Fomat jam:menit:detik
- Menampilkan Bilangan Bulat
- Menampilkan Huruf I dengan bintang
- Menampilkan Menu Di restoran
- Program Mempresentasikan Aritmetika
- Program Menampilkan Puisi 4 baris
- Susunan cerita ketika akan berangkat Kuliah
- Tugas 6 Algoritma Pemrograman
- keliling lingkaran dan volume Bola
- mengetik 10 jari
- menghitung luas lingkaran
- menit dan detik ke detik
- program menampilkan format tanggal-bulan-tahun
- rancangan untuk datang ke pesta ulang tahun teman
Dasar Pemograman UAD
Dasar Sistem Komputer
-
Assalamualaikum wr. wb.. Hallo, Selamat siang semuanya.. kembali lagi bersama saya, Dan kali ini saya akan membahas mengenai tugas mat...
Blogger templates
Blogger news
Blogroll
Blog Archive
- Maret 2018 (17)
- November 2017 (1)
- September 2017 (5)
Kamis, 07 September 2017
NAMA : SITI APRYANTI K
NIM : 1700018141
PRODI : TEKNIK INFORMATIKA
Assalamualaikum. wr.wb
Disini saya akan memberikan beberapa informasi mengenai dasar-dasar pemograman yang akan di jelaskan di bawah ini :
Cara Kerja komponen-komponen komputer :
1.Motherboard
Cara kerja motherboard : Motherboard mendapat supply tenaga dari sebuah power supply, dimana
voltase akan dialirkan melalui sebuah power connector. Seluruh periferal
yg terinstal dengan MB akan mendapat pasokan power ini. Setelah MB mendapatkan supply
power, jalur sirkuit elektrik yang terdapat pada motherboard yang
menghubungkan setiap komponen tersebut akan bekerja. Sirkuit berfungsi
menyediakan tempat untuk mentransfer sinyal & voltase (power). PCB
sendiri terdiri dari beberapa lapisan (biasanya disebut layer), dan
setiap layer berisi jalur sirkuit tersendiri, hingga setiap jalur yg
rumit tidak perlu berhubungan jalur lain yg tidak terkait. Semakin
banyak layer pada motherboard (biasanya 4 – 8 layer) maka akan semakin
berkualitas, karena mengurangi adanya ganggungan interferensi.
sumber : (https://vanzilz18.wordpress.com/2011/03/08/komponen-komponen-pc-beserta-fungsi-dan-cara-kerjanya/).
2.Processor
Cara Kerja Processor : Secara sederhana cara kerja
prossesor intinya adalah menerima umpan atau perintah masuk baik dari
mouse, keybord ataupun alat penginput data terhubung yang lain kemudian
menerjemahkan atau memproses data perintah tersebut untuk kemudian
mengeluarkan/meneruskan outputnya ke hardware atau software terkait.
sumber : (https://vanzilz18.wordpress.com/2011/03/08/komponen-komponen-pc-beserta-fungsi-dan-cara-kerjanya/).
3.RAM
Cara Kerja RAM : Sama dengan penjelasan cara kerja processor diatas pada saat kita
menyalakan komputer, device yang pertama kali bekerja adalah Processor.
Processor berfungsi sebagai pengolah data dan meminta data dari storage,
yaitu Hard Disk (HDD). Artinya data tersebut dikirim dari Hard Disk
setelah ada permintaan dari Processor.
sumber : (https://vanzilz18.wordpress.com/2011/03/08/komponen-komponen-pc-beserta-fungsi-dan-cara-kerjanya/).
4.Monitor
Cara Kerja Monitor:
Saat data diambil oleh Control unit, Control unit menampungnya di Output storage setelah itu data akan di tampilkan di Monitor.
Saat data diambil oleh Control unit, Control unit menampungnya di Output storage setelah itu data akan di tampilkan di Monitor.
sumber : (http://rinaldyvirgiawan99.blogspot.co.id/2012/07/komponen-komponen-pc-berikut-fungsi-dan.html).
5.powersupply
Cara Kerja :
Power Supplay menyerap daya listrik, lalu mengatur arusnya dengan perangkat-perangkat yang ada didalamnya
Power Supplay menyerap daya listrik, lalu mengatur arusnya dengan perangkat-perangkat yang ada didalamnya
sumber :(http://rinaldyvirgiawan99.blogspot.co.id/2012/07/komponen-komponen-pc-berikut-fungsi-dan.html).
6.Keyboard
Cara kerja Keyboard:
Setelah kita memberikan umpan
dengan menekan tombol pada keyboard maka prossesor akan menerima umpan
atau perintah tersebut, kemudian menerjemahkan atau memproses data
perintah tersebut untuk kemudian mengeluarkan/meneruskan outputnya ke
hardware atau software terkait.
sumber: (http://rinaldyvirgiawan99.blogspot.co.id/2012/07/komponen-komponen-pc-berikut-fungsi-dan.html).
7.Mouse
Cara kerja Mouse:
Cara kerja mouse hampir sama dengan
cara kerja keyboard yang memberikan umpan pada processor lalu
menerjemahkan atau memproses perintah tersebut untuk
mengeluarkan/meneruskan outputnya ke hardware atau software terkait.
sumber: (http://rinaldyvirgiawan99.blogspot.co.id/2012/07/komponen-komponen-pc-berikut-fungsi-dan.html).
8.LAN Card
Cara kerja LAN Card :
-Ethernet bertugas
mengirimkan paket data ke dalam alamat yang dituju
-Sebelum mengirim data,
ethernet melihat kondisi terlebih dahulu. Apakah ada komputer lain
yang sedang mengirim data menuju komputer anda? Atau melakukan
pengecekan, apakah jaringan sedang sibuk atau tidak.
-Apabila jaringan sedang
sibuk, maka pengiriman data akan ditangguhkan/ditunda sebentar.
-Setelah jaringan dalam
keadaan sepi atau tidak ada satu pun workstation yang melakukan
pengiriman data, maka secara bergantian ethernet tersebut mengirimkan
datanya pada alamat yang dituju.
-Apabila ada dua
workstation yang sedang mengirimkan paket data secara bersamaan,
kemungkinan akan terjadi tebrakan data.
-Begitu seterusnya, sampai
paket data yang akan dikirimkan habis.
-Dalam semua proses
pengiriman, proses saling tunggu dilakukan sangat rapi dan dalam
ukuran waktu yang sangat pendek, sehingga anda tidak dapat merasakan
pergantian keluar masuknya data.
sumber:(http://sosiologi-pendidikan.blogspot.co.id/2014/02/cara-kerja-ethernet-atau-lan-card.html)
9.CPU
Cara Kerja CPU : Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama dan mengeksekusinya satu persatu sesuai dengan alur perintah.
sumber:(https://vanzilz18.wordpress.com/2011/03/08/komponen-komponen-pc-beserta-fungsi-dan-cara-kerjanya/).
10. Hardisk
Cara
Kerja Hardisk :
1. Dilakukan pengaksesan
terhadap harddisk untuk melihat dan menentukan di lokasi sebelah mana informasi
yang dibutuhkan ada di dalam ruang harddisk.
2. Pada proses ini, aplikasi yang kita
jalankan, Sistem operasi, sistem BIOS, dan juga driver-driver khusus
(tergantung pada aplikasi yang kita jalankan) bekerja bersama-sama, untuk
menentukan bagian mana dari harddisk yang harus dibaca.
3. Harddisk akan bekerja dan memberikan
informasi di mana data/informasi yang dibutuhkan tersedia, sampai kemudian
menyatakan, “Informasi yang ada di track sekian sektor sekianlah yang kita
butuhkan.” Nah pola penyajian informasi yang diberikan oleh harddisk sendiri
biasanya mengikuti pola geometris.
4. Yang dimaksud dengan pola geometris di
sini adalah sebuah pola penyajian informasi yang menggunakan istilah silinder,
track, dan sector. Ketika informasi ditemukan, akan ada permintaan supaya
mengirimkan informasi tersebut melalui interface harddisk untuk memberikan
alamat yang tepat (sektor berapa, track berapa, silinder mana) dan setelah itu
informasi/data pada sector tersebut siap dibaca.
5. Pengendali program yang ada pada harddisk
akan mengecek untuk memastikan apakah informasi yang diminta sudah tersedia
pada internal buffer yang dimiliki oleh harddisk (biasanya disebut cache atau
buffer).
6. Bila sudah oke, pengendali ini
akan menyuplai informasi tersebut secara langsung, tanpa harus melihat lagi ke
permukaan pelat itu karena seluruh informasi yang dibutuhkan sudah dihidangkan
di dalam buffer.
7. Dalam banyak kejadian, harddisk
pada umumnya tetap berputar ketika proses di atas berlangsung. Namun ada
kalanya juga tidak, lantaran manajemen power pada harddisk memerintahkan kepada
disk untuk tidak berputar dalam rangka penghematan energi. Papan pengendali
yang ada di dalam harddisk menerjemahkan instruksi tentang alamat data yang
diminta dan selama proses itu berlangsung, ia akan senantiasa siaga untuk
memastikan pada silinder dan track mana informasi yang dibutuhkan itu
tersimpan.
8. Nah, papan pengendali ini
pulalah yang kemudian meminta actuator untuk menggerakkan head menuju ke lokasi
yang dimaksud. Ketika head sudah berada pada lokasi yang tepat, pengendali akan
mengaktifkan head tersebut untuk melakukan proses pembacaan. Mulailah head
membaca track demi track untuk mencari sektor yang diminta. Proses inilah yang
memakan waktu, sampai kemudian head menemukan sektor yang tepat dan kemudian
siap membacakan data/informasi yang terkandung di dalamnya.
9. Papan pengendali akan
mengkoordinasikan aliran informasi dari harddisk menuju ke ruang simpan
sementara (buffer, cache). Informasi ini kemudian dikirimkan melalui interface
harddisk menuju sistem memori utama untuk kemudian dieksekusi sesuai dengan
aplikasi atau perintah yang kita jalankan.
sumber:
(http://dianajikusuma.blogspot.co.id/2013/10/cara-kerja-harddisk.html).
11.GPU
Cara kerja GPU :
Saat GPU menerima raw data,serangkaian proses panjang
dimulai dan diakhiri dengan memunculkan gambar di layar perangkat. Graphics
Pipeline, yaitu channelling agar data dalam card sampai pada frame buffer,
umumnya hampir sama pada semua graphics card yang ada saat ini. Seluruh proses
tersebut diulang untuk setiap gambar (frame). Agar dapat menghasilkan gerakan
yang cepat.
Setelah data dikirim ke GPU melalui interface, langkah pertama
proses pipeline-nya adalah mempersiapkan kalkulasi (pre-calculation) dan
mengubah data dengan menggunakan sebuah pre-processor (setup Engine atau Input
Assembler). Pre-processor ini mendeteksi jenis data, apakah berkaitan dengan
vector,gambar,dank ode program, dan mempersiapkan raw data sehingga dapat
diproses oleh modul yang tepat. Disini, ditentukan apakah raw data diproses
oleh sebuah Vertex Shader, Geometry Shader, Pixel Shader, atau sebuah texture
unit.
Setiap objek 3D terdiri atas berbagai triangle. Vertex Shader
(Vertices adalah titik-titik sudut sebuah polygon) disuplai dengan
koordinat-koordinat ini. segitiga-segitiga ini kemudian membentuk sebuah dunia
3D berdasarkan koordinat tersebut yang diselaraskan, di-scaling, atau
di-distorsi sesuai dengan arah pandangan mata. Area pandangan yang diasumsikan
ini disebut sebagai frustum. Setelah scane tersebut terbentuk,dilakukan
pemeriksaan apakah sebuah objek harus terlihat atau tidak, berada di area
frustum, dan apakah seluruh atau sebagian ditutupi oleh objek-objek.
Elemen yang tidak terlihat akan disingkirkan dari scane untuk
menghindari proses kalkulasi yang tidak diperlukan. Proses ini disebut Frustum
Culling. Apabila ditemukan sebuah objek terlalu jauh untuk dapat terlihat atau
terlalu dekat menghadap (membelakangi) penonton (secara teoritis), maka proses
ekuivalennya disebut sebagai clipping.
Proses Vertex Shader yang terakhir adalah lighting. Disini, 3D
scane akan diterangi oleh sumber cahaya ke dalam lingkungan (ruang) tersebut.
Tanpa langkah ini, 3D scane terlihat gelap. Vertex Shader hanya dapat
memanipulasi objek, namun tidak dapat menghasilkan elemen geometri baru,
seperti titik, garis, dan segitiga.
Apabila gambar yang akan dilihat anda (viewer) sudah terbentuk
dalam grid model dengan lighting source-nya,berarti prosesnya telah membuat
sebuah foto dari scane tersebut dalam gambar 2D (dua dimensi) untuk ditampilkan
di monitor. Proses ini dinamakan rastering atau rendering. Setiap titik sebuah objek
3D, yang selama ini hanya disimpan sebagai vector, akan diubah menjadi sebuah
pixel. Langkah selanjutnya yang menguras tenaga adalah shading (shadowing) yang
dilakukan oleh Pixel Shader. Pixel Shader akan memproses warna dan atribut yang
diperlukan, seperti trasnparasi, pemantulan atau struktur dari masing-masing
pixel. Hasilnya, objek 3D akan mendapat pewarnaan.
Prinsipnya, sekarang gambar sudah jadi. Proses yang diperlukan
hanyalah penyempurnaan malalui berbagai filter agar scane terlihat lebih realistis.
Untuk itu tekstur, yaitu Bitmaps (gambar) yang sudah jadi, akan diproyeksikan
menjadi sebuah objek 3D (Texture Mapping). Dengan cara ini, dengan mudah
dihasilkan gambar-gambar yang terlihat seperti foto minus fleksibelitas sebuah
objek 3D. Jadi obyek yang dibentuk oleh tekstur dapat terlihat bagus dari
depan, namun terlihat datar saja dari samping. Anisotrophic filtering, yang
juga ditempatkan dalam tekstur units, berfungsi agar teksture yang sudah
terdistorsi secara perspektif dapat ditampilkan secara tajam dari kejauhan.
Ssumber:
(http://zyeta.blogspot.co.id/2014/04/graphics-processing-unit-gpu.html).
12.Video Card
Cara kerja : Saat aplikasi yang kita jalankan ingin menampilkan citra maka driver
dari kartu grafis akan menyampaikan instruksi dari OS maupun aplikasi
kepada kartu grafis dengan mengambil data digital dan mengubahnya
menjadi format yang dapat dimengerti oleh kartu grafis. Setelah itu
kartu grafis akan melakukan rendering yang hasilnya akan berjalan ke VGA
melalui slot pada motherboard. Kemudian memory Graphic Card
akan menerima data rendering untuk disimpan sementara yang mana nanti
GPU akan mengambil data tersebut dan mengubahnya menjadi pixel. Proses
berlanjut ke video RAM untuk mengolah pixel dari analog ke digital
dengan converter RAMDAC.Selanjutnya RAMDAC akan mengirim hasil akhir ke
layar monitor.
sumber:(http://www.bengkelkomputek.com/2014/03/cara-kerja-graphics-card.html).
13.Heatsink
Cara kerja :
Heatsink ini bekerja pada saat proses penghasilan panas pada komputer bekerja, jika perangkat itu tidak menghasiklan panas maka heatsink pun tidak akan berputar , Heatsink ini akan menerima panas dari processor lalu panas yang dihasilkan prosesor tersebut akan menyebar keseluruh bagian heatsink dengan sama rata. panas yang dihasilkan prosesor tadi haruslah dibuang, naaah yang berfungsi untuk membuang panasnya adalah fan, fan ini akan menyemburkan banyak udara keseluruh bagian heatsink dan membuang seluruh panas yang ada.
Heatsink ini bekerja pada saat proses penghasilan panas pada komputer bekerja, jika perangkat itu tidak menghasiklan panas maka heatsink pun tidak akan berputar , Heatsink ini akan menerima panas dari processor lalu panas yang dihasilkan prosesor tersebut akan menyebar keseluruh bagian heatsink dengan sama rata. panas yang dihasilkan prosesor tadi haruslah dibuang, naaah yang berfungsi untuk membuang panasnya adalah fan, fan ini akan menyemburkan banyak udara keseluruh bagian heatsink dan membuang seluruh panas yang ada.
sumber:(http://artikeljaringancomputer.weebly.com/kumpulan-artikel-jaringan-komputer/pengertianfungsi-dan-cara-kerja-heatsink).
14.Optical Drive
Cara Kerja :
Oleh karena itu jika kita lupa mengeluarkan CD atau DVD ketika PC ataupun laptop sudah kita matikan, maka kita tidak bisa mengambil media tersebut dengan menekan tombol open. Namun sebagai gantinya, umumnya pada badan perangkat ODD ini ada sebuah lubang kecil yang kira-kira sebesar diameter klip kertas. ODD dalam keadaan mati dapat kita keluarkan dengan cara menusuk lubang tersebut, katakanlah dengan menggunakan klip kertas tadi.
ODD bekerja membaca dan menulis data dari dan ke CD maupun DVD melalui sinar laser pada spektrum cahaya mendekati spektrum cahaya tampak. Sinar laser pada ODD mempunyai intensitas yang lebih kuat ketika digunakan untuk menulis data, dibandingkan saat menjalankan fungsi untuk membaca data. Laser ini akan mencetak dan membaca data dari kepingan CD ataupun DVD yang berputar.
Umumnya perangkat ODD mempunyai kecepatan memutar kepingan CD dan DVD sebesar 1.600 sampai dengan 4.000 rpm. Kecepatan ini masih kalah jauh dibandingkan perputaran optik pada HDD. Kapasitas kecepatan perputaran sebuah ODD menunjukkan kecepatan perangkat tersebut dalam membaca dan menulis data.
Umumnya dalam software burning tersedia opsi ketika kita akan melakuan burning data, yaitu fast, safe, slow. Terkadang ketika kita melakukan proses burning, hasilnya tidak dapat diputar di ODD lain. Hal ini umumnya disebabkan kecepatan ODD yang berbeda. Oleh karena itu umumnya default software burning di-set pada menu safe agar hasil burning terjamin keterpakaiannya. Lalu bagaimana sebenarnya detail kinerja perangkat ODD ini? Mari kita simak kelanjutannya.
Bagian-bagian pada optical drive
sumber:(http://www.nesabamedia.com/pengertian-optical-drive-dan-fungsi-optical-drive/).
15.Stabilizer
Cara kerja voltage stabilizer
Misalnya anda mempunyai voltage
stabilizer dengan spesifkasi sbb :
·
Phase :
1Phase
·
Output : 220VAC
·
Input :
160 ~240
·
kVA
: 5 kVA
·
Effeciency : 80%
Pertama saya jelaskan dahulu
mengenai spesifikasi voltage stabilizer anda Phase maksudnya adalah jenis
listrik dilihat dari phasenya (gelombang) ada dua jenis listrik bila ditinjau
dari phasenya 1phase atau orang sering menyebut 2 kabel (phase dan netral) yang
biasa digunakan untuk rumah dan tegangan yang dihasilkan adalah 220VAC
sedangkan 3phase adalah jenis yang biasa digunakan untuk kantor atau pabrik,
keluarannya 380VAC
Output voltage stabilizer anda adalah 220VAC artinya keluaran yang dihasilkan oleh voltage stabilizer anda adalah 220Vac walaupun inputan yang diterima hanya 200VAC atau dibawahnya sesuai dengan spesifikasi inputan voltage stabilizer anda
Input stabilizer yang umum atau standar berkisar di 160V ~ 240 Vac artinya voltage stabilizer anda bisa berfuungsi secara normal yaitu mengeluarkan tegangan stabil di angka 220VAC bila inputan minimumnya adalah 160VAC dan inputan voltage stabilizer anda maksimum adalah 240VAC bila diluar range itu maka tidak bisa berfungsi dengan baik
stabilizer anda mempunyai kapasitas 5kVA atau 5000VA dan effeciency 80% maksudnya adalah stabiliser anda hanya mampu menahan beban maksimum 5kVA dikalikan dengan tingkat effeciency voltage stabilizer anda misal begini kalau effeciency stabilizer anda adalah 80% maka daya maksimal voltage stabilizer anda adalah 5000VA x 80% sehingga hasilnya adalah 4kVA sehinggga kalau listrik anda 4500watt maka stabilizer ini tidak akan kuat menanggung beban rumah anda.
Output voltage stabilizer anda adalah 220VAC artinya keluaran yang dihasilkan oleh voltage stabilizer anda adalah 220Vac walaupun inputan yang diterima hanya 200VAC atau dibawahnya sesuai dengan spesifikasi inputan voltage stabilizer anda
Input stabilizer yang umum atau standar berkisar di 160V ~ 240 Vac artinya voltage stabilizer anda bisa berfuungsi secara normal yaitu mengeluarkan tegangan stabil di angka 220VAC bila inputan minimumnya adalah 160VAC dan inputan voltage stabilizer anda maksimum adalah 240VAC bila diluar range itu maka tidak bisa berfungsi dengan baik
stabilizer anda mempunyai kapasitas 5kVA atau 5000VA dan effeciency 80% maksudnya adalah stabiliser anda hanya mampu menahan beban maksimum 5kVA dikalikan dengan tingkat effeciency voltage stabilizer anda misal begini kalau effeciency stabilizer anda adalah 80% maka daya maksimal voltage stabilizer anda adalah 5000VA x 80% sehingga hasilnya adalah 4kVA sehinggga kalau listrik anda 4500watt maka stabilizer ini tidak akan kuat menanggung beban rumah anda.
sumber:(http://komputerizam.blogspot.co.id/2012/07/cara-kerja-stabilizer.html).
Label:
Cara Kerja Komponen Komputer
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar